Sambutan KPTA Banten HUT PTA Banten Ke-6

Sambutan
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten
Pada Upacara Hari Ulang Tahun Pengadilan Tinggi Agama Banten ke-6

Kamis, 5 April 2012 M / 13 Jumadil Awwal 1433 H

Kokohkan Komitmen untuk Menjadikan Peradilan Agama Semakin Berjaya

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

-       Yang Terhormat Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten.

-       Yang Terhormat Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Banten.

-       Yang Terhormat Para Pimpinan Pengadilan Agama se Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Banten.

-       Yang Terhormat Ibu Panitera / Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Banten, serta segenap Pejabat Struktural dan Fungsional, Karyawan / Karyawati Peserta Upacara.

Alhamdulillahir robbil ‘alamiin, petama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadlirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul di tempat ini pada Upacara “ PERINGATAN HARI ULANG TAHUN PENGADILAN TINGGI AGAMA BANTEN KE ENAM “.

Saudara-saudara sekalian.

-          Peringatan hari ulang tahun hanyalah merupakan peristiwa atau kejadian biasa tetapi dapat dijadikan momentum penting bagi siapapun yang ingi memperingatinya untuk mengambil nilai dan hikmah dari peringatan tersebut.

-          Peringatan hari ulang tahun saat ini telah ke-5 kalinya diselenggarakan PTA Banten, dan setiap peringatan tersebut menimbulkan kegembiraan dan kebahagiaan tersendiri. Kebersamaan, kekompakan, kekeluargaan serta keakraban semakin terjalin di antara keluarga besar Pengadilan Tinggi Agama Banten. Tidak hanya hakim, panitera dan pegawai lain yang bertugas di PTA Banten melainkan seluruh aparat PA dengan PTA saling membaur   menjadi satu dalam berbagai acara yang diikuti bersama. Makna kebersamaan ini kiranya dapat selalu menjadi tonggak bagi kesolidan membangun komitmen menuju peningkatan kualitas kinerja yang komprehensif.

Saudara-saudara sekalian.

-          Kalau ibarat anak yang dilahirkan, usia 6 tahun PTA Banten pada tahun ini (2012) merupakan usia transisi bagi PTA Banten antara masa balita memasuki usia anak-anak siap masuk Sekolah Dasar (SD). Namun ada keberuntungan (syukur) yang berpihak pada PTA Banten, ia terlahir disaat Negara dan Pemerintah sangat memperhatikan Peradilan Agama selaku Lembaga Negara, sebagai amanat Konstitusi UUD 1945 Pasca Amanademen 2001, sehingga PTA Banten dalam usia 6 tahun telah mampu menjadi dirinya sendiri dengan Visi dan Misi nya sendiri dalam jajaran PTA lainnya yang lahir berpuluh-puluh tahun mendahului, dalam mengemban amanat yang dipercayakan kepadanya yaitu : memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya (optimal) kepada masyarakat.

Saudara-saudara sekalian.

-          Pertanyaan yang masih dan akan selalu relevan dan menjadi bahan untuk mawas diri bagi kita dalam setiap momen peringatan ulang tahun PTA Banten adalah : Sudahkah kita menjalankan tugas dan tanggung jawab kita dengan sebaik-baiknya ?. Jika pada tahun ke enam ini respon masyarakat terhadap lembaga peradilan termasuk aparatnya masih ngambang dan masih banyak yang kecewa, kita bisa menilai sendiri bagaimana peran kita selama 6 tahun ini.

Saudara-saudara sekalian.

-          Setiap tahun kita menyusun rencana dan program yang diorientasikan kepada kepentingan masyarakat pencari keadilan khususnya. Program-program yang tersusun tersebut idealnya tidak hanya hebat dalam teori tetapi harus pula hebat dalam implementasi. Secara teori memang kita sangat mudah menyebutkan sasaran dan tujuan dari program yang kita laksanakan untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan masyarakat kepada peradilan. Tetapi dalam implementasi, apa yang ada sering tidak relevan dengan tuntutan teori tersebut.

Saudara-saudara sekalian

-          Refleksi tahun 2011, PTA Banten dapat dianggap telah menunjukkan peran dan eksistensinya di lingkungan Mahkamah Agung RI atau tepatnya di lingkungan Ditjen Badilag MA RI, sehingga perlahan namun pasti nama PTA Banten sering disebut di lingkungan yang lebih luas, positif maupun negatifnya. Nilai positif atau prestasi terukir selama tahun 2011 yang menuru kita bisa menjadi motivasi untuk melakukan hal yang lebih baik lagi ke depan antara lain :

  1. Tidak seorang pun pegawai / hakim yang mendapat “punishment” (sanksi) berat yang menyebabkan hilangnya sebagian atau seluruh hak pegawai / hakim sebagai PNS dilingkungan PTA Banten. Indikasi pelanggaran / tindakan penyimpangan yang berasal dari pengaduan masyarakat memang tidak sampai kepada haruskan penerapan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (sanksi berat), namun demikian tidak berarti hal tersebut dapat menjadi alasan yang membanggakan, karena adanya pengaduan masyarakat menunjukkan bahwa aparat atau lembaga peradilan masih harus tetap berbenah karena boleh jadi apa yang diadukan tersebut memang benar adanya.
  2. Peningkatan kualitas penyelesaian perkara. Program ini telah menjadi program utama Mahkamah Agung dan lembaga peradilan di bawahnya yang harus diwujudkan. Reformasi Birokrasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tidak unsich menyelesaikan perkara, tetapi bagaimana penyelesaian tersebut juga terjaga kualitasnya. Putusan yang adil, berkepastian hukum, eksekutable menjadi standar umum dari produk pengadilan. Serta bagaimana putusan yang baik itu bisa dijatuhkan secara tepat, cepat dan profesional. Tahun 2011, Peradilan Agama (PA/PTA) di wilayah Banten menangani kurang lebih 9.900 perkara. Yang dapat diselesaikan sebanyak kurang lebih 8.400 perkara sisa 1.500 perkara. Tetapi bukan kwantitas yang seharusnya menjadi target, tetapi bagaimana jumlah 8.400 perkara yang diputus tersebut diproses dan selesai tepat waktu, adil bagi yang berperkara, eksekutable, didasari pertimbangan hukum yang tepat dan benar.
  3. Bahwa implementasi dari program-program unggulan lain. Tahun 2011 seluruh PA dan PTA Banten telah melaksanakan aturan / instruksi tentang optimalisasi meja informasi. Perangkat dan instrumen telah dimiliki, tetapi tetap harus menjadi catatan bahwa ke depan meja informasi yang menjadi icon (simbol) peradilan agama haruskah semakin mampu menjadi wajah atau bentuk dari peradilan agama khususnya dari pelaksanaan tugas yang semakin profesional.
  4. Dalam Penerapan Teknologi Informasi (IT), PTA Banten menduduki nominasi peringkat 8 besar skala nasional dalam jajaran Dirjen Badilag MA RI tentu saja semua ini adalah berkat kerja keras kita semua yang patut disyukuri, namun sekaligus menjadi tantangan untuk mempertahankan dan meningkatkannya ke depan

Saudara-saudara sekalian

-          PTA Banten harus selalu berupaya memperbaiki, meningkatkan dan memberikan performa (penampilan) terbaik bagi lingkungan peradilan Indonesia terlebih pada masyarakat pencari keadilan. Untuk mencapai itu proses belajar, pengawasan dan pembinaan tidak boleh berhenti hingga di titik sekarang. Ke depan tantangan akan semakin banyak dan semua itu tidak dapat dihindari apalagi ditolak. Perubahan telah menjadi keniscayaan, jika kita tidak mau / mampu merubah diri, kita yang dirubah oleh perubahan itu sendiri yang berlangsung tanpa henti. Membesarkan dan membuat nama Pengadilan Tinggi Agama Banten semakin baik, kokoh, solid dan berprestasi adalah tanggung jawab kita bersama disamping tugas kita memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Mari segenap kita selalu mengukuhkan komitmen untuk selalu kembali dan berpijak pada aturan yang seharusnya dan komitmen moral serta konsisten menjadi abdi negara dan abdi masyarakat yang sesungguhnya.

Saudara-saudara sekalian

-          Mengakhiri sambutan ini, saya menyerukan 3 (tiga) hal :

  1. Marilah kita sama-sama dan terus menerus meciptakan dan memelihara suasana kerja yang rukun, sejuk dan solid, penuh semangat dan rasa kebersamaan sehingga tidak terbebani hal-hal yang tidak perlu;
  2. Marilah kita terus menerus masing-masing memelihara komitmen moral yang tinggi dan terpuji, sehingga lembaga kita Peradilan Agama tetap berwibawa, dihargai oleh masyarakat dan dipandang sebagai lembaga yang Islami.
  3. Marilah kita sama-sama dan terus menerus menjaga, memelihara kesehatan masing-masing, kesehatan jasmani dan rohani, karena kesehatan memang bukanlah segala-galanya, namun  bilamana kesehatan terganggu, semuanya menjadi terganggu.

-          Demikian sambutan ini kami sampaikan dibawah judul “Kokohkan Komitmen Untuk Menjadikan Peradilan Agama Semakin Berjaya ” , semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan meridhai langkah kita. Amiin, Selamat hari jadi ke 6 Pengadilan Tinggi Agama Banten, semoga makin berjaya;

Billahit Taufiq wal hidayah wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Serang, 5 April 2012
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten

ttd

Drs. H. M. Thahir Hasan